Kabiro. Yogyakarta
Dikalangan
Jurnalis baik Media Elektronik maupun Cetak masih banyak sekali kekurangan
terutamanya dalam kebutuhan rumah tangga, oleh karena itu salah satu kekurangan
kesejahteraan dengan berbagai macam alas an.
Disisi
lain kamampuan Jurnalis belum begitu berkembang karena minim / berkurangnya
system Upranding yang sistematis sehingga masih banyak Wartawan terpuruk dalam
menjalankan tugas – tugasnya,
sebenarnya kehidupan serta posisi Wartawan adalah sederajat Profesi Pengacara disinilah Dunia Jurnalis masih banyak mengalami berbagai kesuliatan, Lembaga Media masa memperlakukan Wartawan seperti pekerja biasa, bahkan seperti berbagai cerita yang muncul ….. misalnya tidak digaji atau sangat rendah standar gajinya.
sebenarnya kehidupan serta posisi Wartawan adalah sederajat Profesi Pengacara disinilah Dunia Jurnalis masih banyak mengalami berbagai kesuliatan, Lembaga Media masa memperlakukan Wartawan seperti pekerja biasa, bahkan seperti berbagai cerita yang muncul ….. misalnya tidak digaji atau sangat rendah standar gajinya.
Untuk meningkatkan Prosperity ini bisa saja dilibatkan dalam kelompok Profesi Jurnalis dengan serikat pekerja, LSM dan berbagai lembaga Advokasi agar dapat / bisa memperhatikan
Nasip
Jurnalis, Prosperity bisa di capai apabila Jurnalis memiliki kemampuan /
keahlian matang, sehingga tingkat Profesionalnya bertambah.
Untuk meningkatkan Profesionalisme ini
bisa dimulai dari bidang Editorial Menejemen, Teknik peliputan, Tata bahasa,
Teknik prestasi serta Networking. Sebenarnya untuk meningkatkan Profesionalisme
Jurnalis berbagai macam caranya, terutama jangan sampai berhenti belajar
tentang ke Jurnalistikan, memang tantangannya sangatlah berat, namun segala hal
tanpa dihadapi secara terus menerus selamanya tak akan pernah ada keberhasilan
/ kemenangan bagi Jurnalis.
3x4.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar