(Gerayak) Yogja Istimewa Berhati Nyaman dan Aman
Yogyakarta. Radar Pos New's
Jum’at, 05/12 Gabungan beberapa
elemen yang terkait pendukung aksi orasi protes atas berbagai kejadian yang
mengacu pada tindakan kekerasan serta anargis yang dilakukan oleh sekelompok
organisasi yang mengaku MMI selama ini,
Akhir – akhir ini khususnya Yogyakarta mengalami keresahan serta ketidak nyamanan yang begitu luar biasa, kesumpekan ini berasal dari tindakan sejumlah organisasi ‘yang mengatas nama kan Islam yang memaksa kehendak nya dan melakukan kekerasan untuk memenuhi kehendak tersebut.Beberapa kasus kekerasan yang mereka lakukan bisa didaftar di sini, dan paling actual adalah pelarangan diskusi iliah di UGM serta penyerangan di iringi pemukulan dan pengrusakan yang di lakukan oleh Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) keyayasan LKiS pada Rabu,9 Mei 2012 kemarin, ketika berlangsung sebuah diskusi informasi dan terbatas di tempat tersebut.
Dari segi apapun tindakan brutal
itu tidak bias si trima. Ia adalah pelanggaran hukum yang ada di bumi Indonesia yang
menghor mati dan menjamin hak hukum setiap warganya untuk berekspresi dan
pendapat.Pelanggaran yang riil atas Pancasila dan UUD 45 Pasal 29. Aksi
brutal seperti ini juga telah merusak citra keistimewaan Yogyakarta yang selalu terbuka dan ramah pada keberagaman
. Sementara dari segi agama,ia sama sekali tidak menampilkan Agama Islam
tidak ramah (rahmat) dan demi
sebagaimana ajaran Rasul Muhammad,
tapi Islam yang marah. Namun yang merisaukan
dari seluruh fenomena ini adalah tidak berfungsinya lembaga keamanan Negara,
kepolisian dalam hal ini selalu gagal memberikan perlindungan pada warga Negara
dan dalam banyak hal bahkan memberi angina dalam kelompok-kelompok pro
kekerasan serperti ini, Negara absent dan seperti tidak ada, jika dibiarkan
terus bukan tidak mungkin hal ini akan menimbulkan konflik horizontal yang
serius, terutama kerena diabaikanya
etika hukum, budaya, dan juga agama yang mengatur kehidupan dalam perbedaan
tersebut. ( HENDRA )

Tidak ada komentar:
Posting Komentar